HEY -Part One

it's been  a while..
chigau
blogku udah kuno, tak pernah terjamah.

Hal pertama yang aku lakukan saat membuka buka blogku adalah membaca lagi entry entry yang pernah aku buat.
and guess what
it's disgusting
i just want to punch myself in the past. hit my head with a rock to makes myself realize

                                    LU NORAK AMIT AMIT JABANG BAYI

mikir apa aku sampek nulis kalimat setermehek mehek itu disini. sok iyey banget bacanya padahal BIG NO.

tapi

Kuputuskan tidak akan menghapusnya. masa lalu adalah masa lalu, mengingatkanku untuk tidak jatuh ke kubangan yaang sama. Membuatku sadar, bahwa proses pemikiran kita berubah dan semoga tidak lebih buruk dari yang sebelumnya.

Apa kabar diriku yang sekarang? 

Iya, ada yang berubah. Tidak, ada yang tidak berubah dan Entah, ini perubahan atau bukan.

Kehidupan keluargaku mulai berubah. aku mulai bekerja, dan tidak bergantung ke orangtua lagi. aku merasa diriku lebih berguna setidaknya untuk diriku sendiri. Hidup kami berkecukupan, rejeki datang untuk orang yang percaya dan berusaha. Orangtua bisa punya rumah, itu satu hal yang tidak pernah terbayangkan akhirnya bisa terwujud. itu karena..

Setelah suatu tragedi, dari SD sampai SMA, kami sekeluarga berpindah pindah dari rumah nenek ke kontrakan satu ke kontrakan lainnya lagi. Kakakku tidak ada yang lanjut kuliah padahal salah satunya ada yang otaknya cemerlang dan berkeinginan. Dan aku, si bungsu yang cukup egois.. i just wanna die when i remember it. What a selfish creature i am.
Merengek minta sepeda tanpa mengindahkan ayahku yang lagi sakit mata dan uang pas-pasan.
Merengek saat diberi pilihan, uangnya digunakan untuk ikut study tour  atau daftar SMA.


Iya, aku egois. Aku berubah dan kadang tidak. Entah itu disebut perubahan atau bukan.

Aku masih menjadi orang egois yang acuh dan tidak peka dengan lingkungan sekitar. Tidak nyaman dengan dirinya sendiri. Kikuk, tidak bisa membawa diri. Tidak bisa menemukan kata-kata yang tepat saat dibutuhkan. 

Dan aku tidak lebih bahagia dari diriku yang dulu. Masih tidak memiliki kepercayaan diri tapi memandang rendah orang lain. 
iya, diriku cukup kontradiktif. Masih bertarung dengan dua sisi diatas ditambah dengan semua konten negatif yang kuserap dari lingkungan sekitar. 
Sounds like a depression huh.. Mungkin Iya


Komentar

Postingan populer dari blog ini

scratch blog

PLANET KECIL